Monday, June 19, 2017

Prasarana Jalan Tangguh Semakin Diperlukan

Seiring dengan samakin meningkatnya aktifitas di lahan kebun sawit milik PT Nabire Baru, tentu sarana dan prasarana harus mendukung. Salah satunya yang sangat vital adalah prasarana jalan yang memadai. 

Lalu lintas kendaraan pengangkut beban yang hilir mudik harus dapat beroperasi dengan baik, setiap hari, terutama pada musim penghujan, begitu juga saat musim kemarau, jangan diserbu oleh debu. Sesuai dengan pantauan SoilIndo, perusahaan perkerasan jalan di Indonesia, prasarana jalan di perkebunan tanah Papua ini semakin diperlukan, lakukan percepatan perkerasan jalan, atau sering disebut dengan soil stabilization. 

Sunday, June 18, 2017

Bantuan Peralatan Sekolah Siswa Sekolah Dasar

Beberapa bulan lagi memasuki ajaran baru bagi dunia pendidikan, baik sekolah dasar (SD) SMP, SMA maupun perguruan tinggi, tentu banyak masyarakat maupun kalangan tertentu yang mempersiapkan dirinya. Salah satunya adalah dengan mempersiapkan beberapa peralatan sekolahnya seperti seragam sekolah, alat tulis, tas, sepatu dan lain sebagainya.

Dengan begitu tentu kebutuhan akan peralatan sekolah akan meningkat. Namun bagi masyarakat yang kurang mampu, menyediakan peralatan sekolah tersebut adalah sesuatu yang tidak menjadi prioritasnya, mengingat masih banyaknya lagi kebutuhan pokok yang harus mereka penuhi untuk kebutuhan hidup sehari-harinya.

Friday, June 16, 2017

Hari Lahir Pancasila Momentum Jaga Persaudaraan

Hari Lahir Pancasila Sebagai Momentum Untuk Menjaga Persaudaraan


Sebagai perusahaan besar yang memiliki banyak karyawan dan memiliki visi dan misi yang sama dengan pemerintah untuk menjaga persatuan, persaudaraan, dan kekeluargaan baik dilingkungan perusahaan maupun lingkungan areal perkebunan dengan masyaraka luas tentu perusahaan memiliki tanggung jawab yang besar untuk menjaga kondisi tersebut berjalan dengan baik dan kondusif.

Banyak tantangan yang dihadapi perusahaan, tidak hanya di dalam perusahaan namun diluar perusahaan juga sering dirasakan seperti kesalapahaman antar sesama karyawan dalam menjalankan aktivitas kerjanya. Hal semacam inilah yang tentunya harus diatasi dan diberikan sosialisasi yang baik agar tidak terulang kembali.

Untuk mengantisipasinya, hal semacam itu salah satunya bisa dilakukan dengan berbagai kegiatan yang bersifat positif seperti kegiatan sosial, kegiatan kepemudaan dan peringatan hari-hari besar keagamaan serta peringatan hari-hari besar nasional. Bertepatan dengan hari besar nasional seperti Hari Lahirnya Pancasila yang jatuh pada tanggal 01 Juni 2017 lalu, PT. Nabire Baru mengadakan rapat dan sosialisasi bagi beberapa pewakilan karyawannya di ruang pertemuan PT. Nabire Baru Kabupaten Nabire Papua.

Sosialisasi sekaligus rapat bulanan yang mereka lakukan mengambil tema menjaga persaudaraan dan saling menghormati untuk menjaga suasana kebersamaan dan persaudaraan yang ada dilingkungan perusahaan maupun dilingkungan luar perusahaan. Dalam kegiatan sosialisasi dan rapat tersebut juga dihadiri oleh CSR Manager PT. Nabire Baru Bapak Yakobus Stefanus Muda.

Dalam kesempatannya ia membacakan sambutannya berupa himbauan untuk menjaga perdamaian, persatuan, persaudaraan antar sesama karyawan dan masyarakat setempat. Selanjutnya ia mengungkapkan juga bahwa saling menghormati, saling bekerja sama dan saling toleran merupakan sikap yang bisa mempererat rasa persaudaraan diantara kita semua.

Sambungnya, ia mengatakan bahwa saat ini negara kita sedang mengalami keprihatinan dimana kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia sedang mengalami ujian yang mengancam kebhinnekaan dan kesatuan bangsa Indonesia itu sendiri. Ia mengharapkan agar kondisi tersebut tidak terjadi di lingkungan perusahaan dan tidak mengganggu suasana kerja yang sudah dibangun dengan baik di lingkungan perusahaan sejak lama hingga saat sekarang ini.

Diakhir sambutannya pada momen Pekan Pancasila 29 Mei - 04 Juni 2017 yang dikumandangkan Presiden Jokowi dengan tagar #SayaIndonesia, #SayaPancasila, beliau mengatakan mengharapkan bahwa hari lahirnya Pancasila ini juga dapat dijadikan sebagai momentum untuk menjaga rasa persaudaraan, kekeluargaan dan saling bergotong royong sehingga semua karyawan PT. Nabire Baru di Papua dapat merasakan manfaatnya.

Selanjutnya dilakukan kegiatan rapat bulanan tentang pembacaan laporan dan kordinasi kegiatan kerja di tiap-tiap unit satuan kerja. Adapaun kegiatan tersebut rutin dilakukan setiap bulannya untuk mengetahui perkembangan dan pengawasan kerja dari tiap masing-masing satuan kerja. 




Tuesday, May 9, 2017

News Article Appreared on Mongabay News

To Whom it may concern

8th May 2017.

News article appeared on Mongabay news portal on – RSPO freeses Palm Oil Company Operation in Papua

Further to the a new article appeared on Mongabay today, link: https://news.mongabay.com/2017/05/rspo-freezes-palm-oil-companys-operations-in-papua/ - Following will clarify the facts in the above article.

1. The article discus on the RSPO letter to Goodhope on "Precautionary Measures (Stop Work Order) Adopted by the RSPO Complaints Panel" which outline the decision by the Complaints Panel on the Goodhope Asia Holdings Ltd.’s submission of the New Planting Procedures (NPP) documents for the following proposed new developments of PT Nabire Baru, PT Agrajaya Baktitama, PT Sariwana Adi Perkasa, PT Batu Mas Sejahtera, PT Sawit Makmur Sejahtera, PT Sinar Sawit Andalan and PT Sumber Hasil Prima. “Stop Work Order” is the common terminology used by RSPO in these kind of situations.

(See attached file: Precautionary Measure Goodhope Asia Holdings Ltd _28April, Final.pdf)

2. RSPO's letter highlighted the need for Goodhope to adopt a precautionary approach in response to the Complaints Panel which determine that Goodhope is required to submit a full Land Use Change Analysis (LUCA) and HCV Re-assessment for PT Nabire Baru and PT Agrajaya Baktitama by registered ALS consultants. Goodhope is also required to re-submit a full Land Use Change Analysis (LUCA) and re-do its HCV Assessments on the basis of its completed LUCA. For the other five (5) subsidiaries even though no independent review has been done by RSPO, as this has been performed by the same RSPO approved assessor, we have requested to re-do as well.

3. We have reached out to RSPO to get clarity on the letter and express our concerns on the letter due to some flaws and subjectivity on the decisions made by the Complaints Panel. We have sought clarity on the detailed rationales of the issuance of this “Precautionary Approach”. Our team is scheduled to meet with concerned RSPO staff at the RSPO Secretariat on 11th May 2017 to discuss and mutually agree on the follow-up actions. There are issues and concerns on clarity on credibility judgement and retroactive implementation of new HCV Guidelines, which supposedly took effect January 2017, but it is made applicable to all past assessment which used Toolkit 2008.

4. All necessary documents, including HCV Assessment as required for New Planting Procedures (NPP) were already completed. HCV and SIA assessments were conducted by the RSPO-approved Lead HCV assessor in 2011 and became RSPO approved License Scheme (ALS) assessor since January 2015 up to present. Verification of NPP Documents were done by RSPO-registered Certifying Body (CB) who stated that the HCV areas identification was in accordance with the Indonesian HCV Toolkin 2008. We are in the opinion that all HCV assessments are satisfactorily meet the RSPO-set standard (HCV tool kit 2008). The assessor is registered in RSPO-approved Lead HCV Assessor and later become RSPO-approved Licensing Scheme (ALS) assessor.

5. The credibility of HCV assessor who conducted the studies in Goodhope's companies emerged in 2015 due to some issues in other companies. Negative perception and views on this consultant triggers the complaints by a group of NGOs leading the issuance of the precautionary measures by the RSPO.

6. There were delays due to bottleneck in review by the RSPO Secretariat which prevented finalization of Goodhope's NPP documents. The first submission of NPP documents was received by the RSPO Secretariat in December 2015 using the HCV toolkit 2008, however, the review has not been completed up to now. The newly introduced RSPO Procedure on NPP which incorporates new requirement of HCVRN Review on the HCV assessment report implemented in January 2017 to all assessments from 2017. However in our case RSPO has made this a retroactive requirement based on this letter.  

7. It is to be noted that Goodhope has stopped all major developments from October 2015 on self accord. Limited development activities that took place from that day were largely on infrastruture development to facilitate workers accommodation and roads only. Further, Goodhope has announced its latest “Sustainability Policy” on 5th May with very strong commitments, which enhances commitment on more stringent terms and conditions for new development.

8. Goodhope is going to commission new organizations to carry RSPO's procedures as requested in this letter, due to the pressure from NGOs. Decision has been made and negotiations are on going for following assesssments and certain companies re-assessments have already commenced.

HCV Reassessment and HCS Assessment with Daemeter (a full licensed HCV assessor from the Assessor Licensing Scheme (ALS) registered with HCVRN) for all companies in West Kalimantan
HCV Reassessment Ekologika (a full licensed HCV assessor from the Assessor Licensing Scheme (ALS) registered with HCVRN) and HCS Assessment by Ata Marie (HCSA) for PT Nabire Baru and PT Sariwana Adi Perkasa, Nabire, Papua

We are going to work with third independent parties to perform Land Use Change Analysis (LUCA) and complete NPP documents activities in line with RSPO timeline.

9. Further we will check with RSPO why it is keeping in their approved assessor list organizations that they feel not credible or carry out work as per RSPO standards. Further what is their decision on other organizations where this assessor has carried out assessments. This organization has carried out  large percentage of assessments that were carried out in Indonesia until today.  

Yours Sincerely

Sanjaya Upasena
Chief Operating Officer – Upstream segment

Thursday, April 20, 2017

Penting Menyusun Rencana Kerja Afdeling

Sebagai perusahaan skala nasional dibidang perkebunan kelapa sawit, PT. Nabire baru banyak melakukan upaya kongrit yang salah satu tujuannya adalah untuk menghasilkan kinerja dan mutu para pemimpinnya di tiap-tiap unit (afdeling), seperti yang akan kami uraikan dibawah ini.

Dalam pekerjaan perlu dilakukan evaluasi dan kontrol disetiap unit atau kegiatan yang ada diberbgai perusahaan. Dan guna menghasilkan kinerja kerja yang baik disetiap unit, maka diperlukan rencana kerja yang matang oleh tiap-tiap unit atau afdeling yang ada di daerah perkebunan kelapa sawit.

Hal diatas tersebut menjadi panduan dalam kegiatan operasional PT Nabire Baru di kabupaten Nabire Papua. Rencana kerja bulanan adalah sebuah rencana yang disusun oleh pimpinan untuk sebagai acuan kerja bagi para karyawannya, baik yang ada di pusat, cabang dan disetiap unit afdeling bagi setiap perusahaan perkebunan, seperti di PT. Nabire Baru ini yang saat ini sedang gencar melakukan penanaman bibit sawit baru kualitas terbaik yang diperoleh dari perusahaan pemulia kelapa sawit andalan Indonesia.

Kepala afdeling yang memimpin wilayahnya harus bisa membuat rencana kerja bulanan. Dasar membuat rencana kerja tersebut adalah budget tahunan yang disusun oleh pimpinan atau managernya. Progress kerja bulanan dan rotasi kerja bagi tiap-tiap karyawan atau pimpinan afdeling juga penting untuk dilakukan. Gunanya adalah untuk melihat kinerja bagi karyawan maupun pimpinannya serta memberi pengalaman yang banyak bagi mereka.

Dalam rapat tahunan hal tersebut sudah sering dibahas dan dievaluasi oleh para pimpinan perusahaan termasuk di PT. Nabire Baru ini. Penerapannya juga diharapkan dapat berjalan dengan baik hingga ke wilayah afdelingnya. Adapun hal penting dalam rencana kerja bulanan yang dilakukan oleh PT Nabire Baru adalah:

  • Aturan kerja dan jenis pekerjaan yang harus dilakukan harus sesuai dengan SOP.
  • Membagi lokasi kerja berdasarkan blog guna mengetahui lokasi unit kerja masing-masing kepala afdeling.
  • Merinci luasan ukuran suatu afdeling guna mengetahui kemampuan kepala afdeling dalam melakukan pekerjaannya.
  • Merinci jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan guna mengerjakan item kerja disetiap-tiap unit.
  • Menyusun anggaran biaya untuk menyusun rancana kerja bulanan. Gunanya adalah untuk mengetahui berapa besar biaya yang dibutuhkan dalam sebuah pekerjaan.

Dari rencana kerja diatas yang harus dilakukan oleh tiap-tiap kepala afdeling, perlu adanya evaluasi dari pimpinan perusahaan. Agar pekerjaan ditiap-tiap afdeling dapat berjalan lancar dan mengetahui kinerja tiap-tiap kepala afdeling tersebut.

Selain itu dengan adanya rencana kerja yang dilakukan oleh tiap-tiap kepala afdeling, maka tidak akan terjadi pelanggaran-pelanggaran terhadap budget ataupun jumlah tenaga kerja yang telah ditetapkan atau dibutuhkan. Terakhir, harapan dari PT. Nabire Baru terhadap pentingnya menyusun rencana kerja afdeling ini adalah  rencana kerja tersebut menjadi acuan yang bisa dipertanggungjawabkan kepada setiap aktifitas operasional yang mereka lakukan.

Kelapa Sawit

Monday, April 10, 2017

Penyuluhan Malaria Bagi Karyawan

PT. Nabire Baru Melakukan Penyuluhan Malaria Bagi Karyawannya


Kegiatan sosialisasi kesehatan kembali diselenggarakan oleh PT. Nabire Baru melalui Corporate Social Responsibility (CSR). Sabtu, 04 Februari 2017 dilaksanakan kegiatan penyuluhan pencegahan Malaria oleh Dinas Kesehatan yang bekerja sama dengan PT. Nabire Baru  di ruang pertemuan perusahaan yang dihadiri oleh beberapa perwakilan karyawan PT. Nabire Baru.

Sebelumnya, kegiatan serupa juga sudah pernah dilakukan demi meminimalisir penularan penyakit malaria dilingkungan perusahaan maupun di lingkungan masyarakat setempat, dan telah berjalan dari tahun 2012 silam. Penyuluhan malaria bagi karyawan ini juga di lanjutkan dengan memberikan bantuan kelambu anti malaria dan melakukan fogging di sekitar pemukiman warga.

Dalam grafik menunjukkan bahwa ada trend penurunan penularan penyakit malaria di Kabupaten Nabire Baru Papua. Hal tersebut tidak terlepas dari upaya Dinas Kesehatan setempat dalam melakukan sosialisasi seperti halnya yang mereka lakukan dengan menggandeng beberapa pihak lain termasuk perusahaan di Kabupaten Nabire Papua tersebut.

Melalui perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire, turut mmenyampaikan poin penting dalam sosialisasi penyuluhan malaria tersebut kepada karyawan PT. Nabire Baru yang hadir. Beliau mengungkapkan bahwa Malaria merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh gigitan nyamuk malaria yang bernama Anopheles dengan menyebarkan parasit plasmodium yang dimilikinya.

Ketika nyamuk menggigit seseorang yang terinfeksi malaria, maka nyamuk tersebut menyedot parasit yang disebut gametocytes. Parasit tersebut menyelesaikan siklus pertumbuhannya di dalam tubuh nyamuk dan kemudian merambat ke kelenjar ludah nyamuk. Selanjutnya, pada saat menggigit orang lain lagi, otomatis nyamuk ini menyuntikan parasit ke aliran darah mereka menuju hati kemudian melipatgandakan diri. Nah, siklus tersebutlah yang terjadi dalam penularan malaria.

Indonesia termasuk dalam kawasan iklim tropis yang menjadi kawasan penyebaran nyamuk malaria tersebut, dan umumnya malaria banyak menjangkit masyarakat di provinsi Papua ini. Oleh sebab itu perlu langkah kongrit yang  harus diambil pemerintah pusat maupun pemerintah setempat khususnya Dinas Kesehatan terkait, untuk mencegah penyebarannya seperti melakukan fogging dan pemberian kelambu gratis di daerah yang rawan terjangkit penyakit tersebut.

Selanjutnya yang tak kalah penting juga adalah selalu rutin melakukan sosialisasi maupun penyuluhan guna memberikan pengetahuan dan pemahaman kesehatan dan bahaya penyakit dan upaya-upaya pencegahannya yang harus terus dilakukan. Meningkatkan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan sekitarnya dengan memperhatikan kebersihan juga merupakan langkah pencegahan dari datangnya nyamuk malaria tersebut.

Untuk mengetahui apakah seseorang terjangkit malaria atau tidak, Dinas Kesehatan setempat melalui sosialisasinya menyebutkan bahwa ada beberapa tanda atau gejala seseorang terjangkit malaria. Untuk gejalanya biasanya ditandai dengan terjadinya menggigil, demam, sakit kepala, nyeri sendi dan juga diare serta rasa pegal-pegal pada tubuh.

Jika seseorang mengalami gejala diatas tersebut, sebaiknya segeralah membawanya ke klinik ataupun puskesmas terdekat untuk mengetahui lebih pasti tentang kondisi ataupun keadaan yang dialaminya. Dan apabila seseorang sudah positif terkena malaria, biasanya gejala yang muncul pada dirinya adalah sering menggigil, sering mengigau, dehidrasi, kekejangan, bahkan bisa sampai jatuh pingsan.

Melalui Manager Corparate Social Responsibility (CSR) PT. Nabire Baru Yakobus Stefanus Muda juga turut menyampaikan pandangannya kepada karyawan yang hadir di penyuluhan malaria tersebut bahwa penyuluhannya ini merupakan kegiatan yang sangat penting sekali dilakukan dan akan terus dilaksanakan tiap tahunnya guna menurunkan trend penyebaran penyakit malaia di Kabupaten Nabire khususnya di wilayah perusahaan PT. Nabire Baru.



Monday, April 3, 2017

Lomba Kreatifitas Olahraga SD Inpres Jaya Mukti

Yayasasan Agro Lestari Mengadakan Lomba Kreatifitas dan Olahraga di SD Inpres Jaya Mukti

Yayasan Agro Lestari merupakan yayasan yang dikelolah oleh PT. Nabire Baru yang menangani bidang pendidikan yang ada di wilayah perusahan di Kabupaten Nabire Papua. Untuk memajukan dunia pendidikan khususnya yang ada di Kabupaten Nabire Papua, Yayasan Agro Lestari berupaya untuk melakukan yang terbaik sebagai CSR Perusahaan seperti memberikan berbagai bantuan pendidikan dan melakukan kegiatan yang bersifat positif dan edukasi.

Seperti halnya kegiatan lomba kreatifitas dan olahraga yang dilaksanakan di SD Inpres Jaya Mukti Kampung Jaya Mukti Kabupaten Nabire Papua. Sekolah Dasar ini bekerja sama dengan Yayasan Agro Lestari mengadakan kegiatan lomba kreatifitas dan olahraga dengan memperlombakan 2 kategori lomba yaitu berupa lomba menggambar dan lomba olahraga. Kegiatan tersebut juga dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelas 1-3 dan kelas 4-6 dengan masing-masing kategori.

Kegiatan ini memperebutkan hadiah sebanyak 18 paket untuk 18 siswa  (Juara 1- 6) dan 4 paket juara umum untuk masing-masing kategori. Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan budaya berprestasi bagi siswa-siswi Sekolah Dasar Inpres Jaya Mukti. Adapun kegiatan lomba kreatifitas dan olahraga dilakukan setiap tahunnya secara rutin.

Pada acara kegiatan yang dilakukan tahun ini, yang dilaksanakan pada tanggal 03 April 2017. Kegiatan diawali dengan doa bersama dan dibimbing oleh guru dan kepala sekolah. Kegiatan tersebut berlangsung cukup meriah karena semua siswa-siswi yang hadir antusias dalam menjalani kegiatan tersebut, dan tidak bersabar untuk memulainya.

Kepala Sekolah yang turut mengawasi kegiatan tersebut melalui sambutannya mengatakan kepada seluruh yang hadir bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan tiap tahunnya, dan berencana untuk mengganti hadiah serta meningkatkan jumlahnya setiap tahunnya. Hal tersebut perlu dilakukan agar siswa-siswi tersebut dapat termotivasi dan terpacu untuk memperebutkan hadiah yang ditawarkan.

Selain itu yang terpenting dari kegiatan lomba kreatifitas dan olahraga ini bukan hanya sekedar memperebutkan hadiah saja, namun yang terpenting adalah bisa menumbuhkan kreatifitas dan budaya berprestasi dari siswa-siswi SD Inpres Jaya Mukti tersebut.  Juga kegiatan ini menjadi ajang kegiatan edukasi yang menyenangkan bagi anak-anak sekolah dasar khusunya di SD Inpres Jaya Mukti.

Terakhir dalam sambutannya, Kepala Sekolah SD Inpres Jaya Mukti menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang positif kepada PT. Nabire Baru yang telah berpartisipasi mensupport dan membantu dalam kegiatan kreatifitas dan olahraga yang dilaksanakan di SD Inpres Jaya Mukti ini, sehingga bisa berjalan dengan lancar dan dapat dilaksanakan rutin setiap tahunnya.

Friday, March 31, 2017

Prospek Perkebunan Kelapa Sawit

Prospek Perkebunan Kelapa Sawit Cukup Tinggi Dibandingkan Sektor Perkebunan Lainnya


Kelapa sawit memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia, diantaranya digunakan sebagai industri pangan dan non pangan. Prospeknya tidak hanya sebagai minyak nabati nasional saja, namun pengembangannya diperuntukan bagi sumber minyak nabati diseluruh dunia. Ada beberapa jenis minyak nabati yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat dunia. Diantaranya adalah minyak kedelai, minyak biji bunga matahari, minyak kelapa, minyak biji lobak, minyak zaitun,  minyak biji kapas, minyak wijen, minyak jagung, dan minyak kelapa sawit.

2020, kebutuhan minyak nabati dunia diperkirakan akan bergantung kepada CPO Indonesia. Berdasarkan data Oilworld (minyak dunia), total produksi 17 jenis minyak nabati dan lemak dunia mencapai 236 juta ton pada tahun 2020. Kenaikan produksi minyak nabati tersebut di tahun 2020 diperkirakan akan terserap seiring tingginya permintaan global. Pertambahan penduduk dan peningkatan permintaan dari masing-masing negara, turut mempengaruhi kenaikkan produksi minyak nabati khususnya yang berasal dari olehan minyak kelapa sawit.

Selain itu, produktivitas minyak kelapa sawit jauh lebih tinggi dibandingkan dengan produktivitas minyak nabati lainnya. Lahan untuk per hektar kelapa sawit saja, lebih tinggi 10 kali lipat dibandingkan lahan perkebunan minyak nabati lainnya. Sehingga dengan lahan yang lebih sedikit mampu menghasilkan minyak nabati yang lebih besar.

Di Indonesia sendiri, kelapa sawit merupakan salah satu jenis komoditi yang paling banyak ditanam. Sentral perkebunan kelapa sawit berada di Pulau Kalimantan dan Sumatera, namun daerah-daerah lainnya sudah mengikuti trend untuk pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit tersebut, seperti halnya yang ada di Papua ini contohnya. Di provinsi Papua terdapat 7 kawasan pengolahan kelapa sawit terpadu yang salah satunya dikelolah oleh PT. Nabire Baru (17.000 ha) di Kabupaten Nabire, Papua.

Banyaknya lahan perkebunan kelapa sawit yang tersebar, menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil komoditas kelapa sawit terbesar di dunia. Data GAPKI (gabungan pengusaha kelapa sawit Indonesia) menyebutkan, produksi CPO Indonesia pada tahun sebelumnya (2016) tercatat mencapai 34,7 juta ton. Data tersebut akan terus meningkat, mengingat banyaknya lahan baru yang dibuka baik yang dimiliki perusahan maupun perorangan.

Keunggulan Kelapa Sawit

Seperti penjelasan diatas, bahwa produktivitas minyak kelapa sawit cukup tinggi dibandingkan dengan minyak nabati lainnya. Oleh sebab itu, minyak kelapa sawit mempunyai prospek yang lebih baik dibandingkan dengan minyak nabati lainnya, hal tersebut dikarenakan oleh beberapa faktor diantaranya :

1.    Dibandingkan dengan tanaman musiman lainnya seperti kedelai dan bunga matahari, kelapa sawit lebih mudah beradaptasi dengan lingkungannya.
2.    Dari segi kesehatan, minyak kelapa sawit mempunyai keunggulan jika dibandingkan dengan minyak nabati lainnya, karena minyak kelapa sawit mengandung beta karoten sebagai pro-vitamin A dan vitamin E.
3.    Produk oleokimia yang berbahan baku minyak sawit lebih aman, karena sifat dasarnya yang mudah diurai (bio-degradable), dapat dimakan serta ramah terhadap lingkungan.
4.    Minyak kelapa sawit dapat dijadikan sebagai bahan baku industry oleokimia yang mempunyai keunggulan tersendiri dibandingkan dengan produk berbahan baku minyak industry lainnya.
5.    Minyak sawit merupakan sumber bahan baku yang dapat tumbuh kembali atau bisa diperbaiki (renewable). Sedangkan sumber bahan baku seperti minyak bumi, tidak dapat diperbaiki atau diperkirakan akan habis dalam kurun waktu beberapa tahun mendatang.

Itulah beberapa prospek dan keunggulan dari perkebunan kelapa sawit. Kelapa sawit memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi, sehingga banyak kalangan pengusaha yang berani menanamkan investasinya untuk pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit. Hasil dari kelapa sawit ini kemudian dapat dijual sebagai komoditas ekspor, yang tentunya dapat menjadi penyumbang devisa negara, serta meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,  dengan semakin terbuka lebarnya lapangan perkerjaan di sektor bidang perkebunan kelapa sawit tersebut.

Sumbangsih PT. Nabire Baru Terhadap Kebutuhan CPO Nasional dan Dunia

Banyaknya kebutuhan akan minyak nabati, tentu harus diiringi dengan produksi yang tinggi pula. Untuk memenuhi kebutuhan CPO nasional, PT. Nabire Baru terus berupaya untuk meningkatkan produktivitas hasil biji kelapa sawitnya yang akan diolah menjadi komoditas ekspor.

Melalui lahan perkebunan kelapa sawit yang dikelolahnya di Kabupaten Nabire Baru Papua, kini jumlah CPO Nasional akan bertambah seiring waktunya melalui sumbangsih jumlah produksi CPO yang dihailkan oleh PT. Nabire Baru. Selain itu, penyemaian bibit unggul terus dilakukan guna meningkatkan produktivitas dan kualitas biji sawit yang akan diolah menjadi minyak nabati untuk kebutuhan masyarakat.





Thursday, March 30, 2017

Pemeriksaan Gigi Gratis Diikuti 300 Siswa SD

Pemeriksaan Gigi Gratis oleh PT Nabire Baru Diikuti Oleh 300 Siswa Sekolah Dasar

Jumat, 30 Maret 2017 di SD Inpres Sima Distrik Yaur Kabupaten Nabire Papua telah dilaksanakan program kesehatan pemeriksaan gigi gratis. Kegiatan tersebut diikuti oleh 300 siswa-siswi sekolah dasar yang dilakukan oleh PT. Nabire Baru dan Dinas Kesehatan setempat serta bekerja sama dengan produsen pasta gigi ternama di Indonesia.

Kegiatan diawali dengan nyanyian yang dipandu oleh para dokter gigi muda dari Dinas Kesehatan terkait dan dilanjutkan dengan sosialisasi terlebih dahulu. Dalam sosialisasi tersebut, salah satu dokter gigi mengatakan bahwa gigi merupakan pemberian Tuhan yangg tidak boleh dipandanng remeh  yang harus dirawat setiap harinya. Salah satu faktor yang mempengaruhi kerusakan gigi adalah kebiasaan mengkonsumsi makanan yang mengandung asam dan manis yang berlebihan.

Lanjutnya, anak-anak perlu dibiasakan untuk menyikat gigi minimal 2 kali sehari, yaitu sebelum tidur dan sesudah sarapan pagi. Terlebih lagi dimalam hari sebelum tidur karena aktifitas kuman di malam hari biasanya lebih meningkat dibandingkan disiang hari. Pemeriksaan dilakukan oleh 5 doter gigi muda dan dibantu oleh beberapa perawat dari Dinas Kesehatan setempat. Tak lupa, dalam kegiatan tersebut juga dibagikan pasta gigi dan sikat gigi gratis kepada seluruh siswa-siswi yang hadir. Merekapun merasa senang dan antusias dalam pemeriksaan gigi tersebut. Terlebih lagi bahwa sulitnya mendapatkan sikat gigi dan pasta gigi didaerah tersebut menjadi permasalahan  yang selama ini mereka rasakan.

Turut hadir dalam kegiatan terssebut perwakilan Manager dari PT. Nabire Baru, Jakobus S. Muda yang memberikan sambutannya kepada seluruh yang hadir didalamnya.  Dalam sambutannya, Jakobus S. Muda mengatakan bahwa kegiatan pemeriksaan gigi gratis ini merupakan bentuk tanggung jawab  dan rasa kepedulian perusahaan akan pentingnya kesehatan, terlebih lagi bagi generasi muda yang ada di Kabupaten Nabire Papua. Kesehatan mencakupi banyak aspek, diantaranya adalah kesehatan gigi yang harus diperhatikan dan dirawat setiap harinya.

Lanjutnya, minimnya sosialisasi akan pentingnya menjaga dan merawat gigi turut menjadi permasalahan yang dihadapi hampir kebanyakan anak-anak tak terkecuali yang ada di Desa Sima Distrik Yaur Kabupaten Nabire Papua ini. Untuk itu diharapkan dengan adanya sosialisasi dan pemeriksaan gigi gratis ini bisa menjadi penambah pengetahuan bagi mereka dan bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari nantinya.

PT. Nabire Baru di Papua juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi dan bantuannya kepada Dinas Kesehatan setempat dan kepada produsen atau pihak lainnya yang terkait atas upaya yang telah mereka lakukan dalam memberikan tenaga dan waktunya, sehingga kegiatan kesehatan pemeriksaan gigi gratis ini berjalan dengan lancar.

Program kesehatan pemeriksaan gigi ini sangat bermanfaat sekali dan diharapkan dapat dilakukan seterusnya di waktu-waktu yang akan datang, sehingga tidak ada lagi permasalahan-permasalahan serius tentang kerusakan gigi yang dialami oleh para siswa-siswi yang ada di daerah ini, dan yang terpenting bisa mencegahnya. Serta kegiatan yang serupa juga bisa dilakukan bagi masyarakat lainnya seperti pada orangtua atau lansia sehingga mereka juga akan mendapatkan manfaat yang sama atas kegiatan ini, lanjut Jakobus S. Muda diakhir kata sambutannya.

Wednesday, March 29, 2017

Perusahaan Lindungi Satwa dan Lestarikan Lingkungan

Komitmen PT. Nabire Baru Lindungi Satwa dan Lestarikan Lingkungan Hidup


Salah satu perusahaan kelapa sawit terbesar di Nabire yaitu PT. Nabire Baru terus berkomitmen untuk melestarikan lingkungan hidup. Hal ini didasari karena perusahaan ini bergerak di bidang lingkungan dan tetnu membutuhkan tanggung jawab sosial untuk menjaga kelestariannya. 

Tepat pada jumat 10 Maret 2017 lalu sekaligus memperingati hari satwa sedunia yang tepat tanggal 3 maret setiap tahunnya PT Nabire Baru mengadakan sosialisasi perlindungan satwa liar. Bersama dengan kepala dinas lingkungan hidup Klemens Danomira, S.Sos, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Yohanes Ramandey, SH, Yohanes H. Yose Renyaan, Sugianto (Kabid Amdal), serta team staf dan karyawannya. 

Perusahaan kelapa sawit ini menganggap bahwa selain perusahaan, masyarakat hingga komunitas juga harus sadar betul untuk menjaga satwa liar yang hidup di dunia.

Menurut IUCN, Diperkirakan sebanyak 300.000 jenis satwa liar yang ada di Indonesia atau sekitar 17% dari jumlah satwa di dunia. Bahkan Indonesia memiliki kekayaan mamalia nomor satu (515 jenis) dan menjadi habitat 1529 burung. Juga sebanyak 45% jenis ikan di dunia hidup di Indonesia. Indonesia juga menjadi habitat satwa endemic (satwa yang hanya ada di Indonesia). Jumlah mamalia endemic ada 259 jenis, burung 384 jenis dan ampibi 173 jenis. 

Namun Indonesia juga dikenal sebagai Negara dengan daftar panjang satwa terancam punah yaitu 184 jenis mamalia, 119 jenis burung, 32 jenis ampibi, 32 jenis reptil, dan 140 jenis. Beberapa diantaranya bahkan sudah kategori kritis (critically endangered) 69 spesies, kategori endangered 197 spesies dan kategori rentan (vulnerable) 539 jenis.

Mengingat pentingnya kelestarian lingkungan terutama dalam hal perlindungan satwa liar, PT Nabire Baru memberikan bersama dengan Kepala Dinas lingkungan Hidup Klemens Danomira mengajak karyawan, masyarakat untuk lebih peduli terhadap satwa liar yang dilindungi. Sesuai dengan amanat undang-undangan nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati. Perusahaan kelapa sawit ini sudah sejak dahulu berperan aktif dalam melestarikan hewan yang terancam punah. Melalui gerakan pelestarian satwa liar dan dikolaborasikan dengan pemerintah, swasta serta masyarakat.

Seperti yang sudah dilakukan pada burung Cendrawasih, Kasuari dan satwa liar lainnya yang ditemukan di lingkungan kebun sawit. Mereka melepaskan hewan-hewan ini ke habitat aslinya. Demikian halnya juga dengan yang dikatakan Kadin bahwa hewan ini lebih baik hidup di alam habitatnya dari pada hidup dalam sangkar. Untuk itu sangat dilarang penangkapan hewan yang dilindungi ini.

Bersama Team Sustainibility PT Nabire Baru yang mencerminkan komitmen perusahaan untuk melestarikan lingkungan dan konservasi alam. Komitmen lain juga yang sudah diterapkan perusahaan adalah memberikan kawasan bernilai konservasi tinggi sebagai habitat satwa liar, melarang perburuan dan pemeliharaan satwa dilindungi dan memberikan sanksi pada siapapun yang melanggarnya.

Setidaknya di Indonesia sebanyak 40% satwa liar diperdagangkan mati akibat proses penangkapan, pengangkutan tidak memadai, kandang sempit danmakanan kurang. Berdasarkan undang undang No.5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam hayati dan Ekosistemnya, perdagangan ini termasuk tindakan kriminal yang akan diancam penjara 5 tahun atau denda Rp 100 juta. 

Satwa liar baik dilindungi atau tidak dilindungi tetap wajib mendapatkan perhatian khusus. Flora dan fauna yang ada di Indonesia adalah kekayaan yang tak ternilai harganya. Bersama masyarakat Nabire di Papua, PT Nabire Baru dan pemerintah sepakat untuk terus berkomitmen menjaga kelestarian satwa liar dan lingkungan habitatnya agar tetap terjaga. 






Tuesday, March 7, 2017

Sumbangan Lagu Kepada Gerakan Ayo Mengajar Nabire

PT. Nabire Baru merupakan perusahaan PMA di bidang Perkebunan Kelapa Sawit yang ada di Desa Wami, Distrik Yaur Kabupaten Nabire Papua. Keberadaannya di tanah Papua, tidak hanya sebagai perusahaan yang mementingkan perusahaan saja, melainkan juga mementingkan kesejahteraan masyarakat setempat terlebih dibidang pendidikan guna mengentaskan kemiskinan di wilayah tersebut.

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting yang harus diperhatikan tidak hanya oleh pemerintah saja, tetapi bagi setiap warga negara maupun perangkat lainnya untuk saling bekerjasama memfokuskan untuk meningkatkan mutu pendidikan tersebut. Khususnya harus mendapat perhatian yang lebih untuk daerah pedesaan/pedalaman dimana mereka banyak menghadapi beragam masalah yang terjadi, diantaranya adalah kurangnya staf pengajar dan infrastruktur dalam penunjang proses belajar mengajar.

Melalui Yayasan Agro Harapan yang dikelola oleh PT. Nabire Baru, kini turut membantu pendidikan di willayah Wami, Distrik Yaur Kabupaten Nabire sehingga bisa berkembang layaknya pendidikan yang ada di kota-kota lainnya di Indonesia. Kualitas pendidikan seperti jumlah staf pengajar, fasilitas belajar mengajar yang memadai dan infrastruktur bangunan sekolah menjadi hal yang penting yang ingin mereka wujudkan secara merata khususnya di kabupaen Nabire.

Pada kesempatan yang lalu, PT. Nabire Baru melaksanakan “Gerakan Ayo Mengajar Kepada Dinas Pendidikkan Nabire”.  Pelaksanaan tersebut ditandai dengan adanya pemberian atau penyerahan plakat lagu yang diterima langsung oleh Kepala Dinas setempat. Lagu tersebut merupakan persembahan yang dibuat oleh para guru sukarelawan SD Inpres Sima yang kini sebagian telah menjadi guru Yayasan Agro Harapan.

“Diharapkan dengan bernyanyi  kita semua dapat meningkatkan motivasi dan semangat kerja guru dalam mengajar khususnya di wilayah pedalaman seperti di kabupaten Nabire Papua ini”. Itulah pesan yang didapatkan dari penyerahan plakat lagu tersebut dari guru sukarelawan kepada kepala dinas pendidikan setempat.

Dan dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kab.Nabire juga memberikan apresiasi atas pembuatan lagu tersebut, dan berencana akan melakukan kunjungan ke SD Inpres Sima dalam waktu dekat, punkasnya. Nantinya Kepala Dinas Pendidikan juga akan melakukan dokumentasi video untuk dipublikasikan dan bisa menghasilkan momen yang  dapat memberi penyemangat bagi guru-guru di Nabire tambahnya.

Adanya kegiatan diatas tersebut, menunjukkan bahwa Yayasan Harapan Baru peduli terhadap pendidikan yang ada di wilayah tersebut dan terus ingin mendorong kelancaran dari proses belajar mengajar yang ada di desa Wami, Distrik Yaur Kabupaten Nabire Papua.